“Panyakit Matuh” Masih Hinggapi Persib

Friday, 07 Jun 2013 | 08:48:15 WIB

Terkait

Atep Rayakan Ultah di Tasik

Hujan deras yang mengguyur Kota Tasikmalaya tak menyurutkan semangat ratusan bobotoh Persib Bandung. Mereka
begitu antusias menyambut kedatangan dua pemain
pilar “Maung Bandung”.
RATUSAN bobotoh yang tergabung dalam Viking, Bomber, SSB Uni Mitra Sukapura (UMS), SSB DK, serta komunitas sepak bola Kota Tasikmalaya lainnya, dengan sabar menunggu kehadiran dua bintang Persib, Atep Ahmad Rizal dan Air-langga Sucip­to, Rabu (5/6) sore. Keduanya hadir dalam rangkaian acara road show kerja sama Indosat dengan PT Persib Ban-dung Bermartabat (PBB). Acara bertajuk jumpa penggemar Meet and Greet Persib Bandung ber-langsung di Area Parkir TeeJay Water Park, Plasa Asia, Kota Tasikmalaya.
Karena hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Atep ke-27, acara pun berlangsung cukup meriah ditandai tiupan lilin dan pemotongan kue tart. Acara dimeriahkan pula oleh penampilan musik perkusi “Tatakol Bengsal”, “Free Style Siliwangi”, duet penyanyi Sonya dan Puput, serta Dan-cer “The Badindas”.
Sepanjang kehadiran Atep dan Ronggo, panggilan Airlangga, para bobotoh terus menyerukan harapan dan kerin­duan agar Persib menjuarai Kompetisi Liga Super Indonesia 2013. Menyikapi sambutan meriah tersebut, Atep atas nama rekan-rekan pemain lainnya menyatakan rasa terima kasihnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf sehubungan dengan penampilan Persib di musim ini yang belum memenuhi espektasi bobotoh, terutama dengan dua kekalahan saat lawatan ke Jawa Timur melawan Arema Indonesia skor 0-1, dan Gresik United (1-2). “Terus terang, saya pun sama- sama kecewa belum memenuhi harapan bobotoh. Tentunya, semua itu akan dievaluasi. Yang jelas kami bertekad untuk bangkit memenangi partai lainnya, khususnya partai derbi melawan Pelita Bandung Raya,” ungkap pria asal Kabu-paten Cianjur itu.
“Panyakit matuh”
Atep menyadari, kekalahan yang dialami Persib dalam dua laga terakhir kian melebarkan posisi “Maung Bandung” dari persaingan juara dengan tim pamuncak LSI, Persipura, yakni defisit 13 poin. “Memang peluang juara tampaknya semakin berat. Tapi, dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi. Yang jelas, kami tak boleh memikirkan posisi Persipura melulu, melainkan harus tetap fokus pada setiap partai yang dihadapi lainnya yang menuntut konsentrasi,” ucap pemain yang menempati posisi gelandang sayap itu, di-sambut tepuk-tangan bobotoh.
Diakui oleh Atep, sampai saat ini timnya belum mampu menyembuhkan “panyakit matuh” sebagai jago kandang, sehingga setiap laga tandang belum sebaik kala ber-main di kandang. “Sebetulnya kami te- ngah berusaha keras, semoga dengan kehadiran Sergio van Dijk dan Firman Utina yang punya mental juara semuanya berjalan dengan baik,” ujar pemain yang dibina klub UNI Bandung itu.
Atep pun berpesan kepada para bobotoh agar bersabar. “Bersabarlah serta jadilah penonton yang baik dengan dukungan yang sportif, santun serta tidak berbuat anarkis sehingga tidak merugikan Persib sendiri,” imbau kapten Persib yang sempat memperkuat skuad timnas tersebut.
Sementara itu, Manajer PT Indosat, Widiyarto, mengatakan gembira bisa mendekatkan dua punggawa Persib tersebut dengan bobotohnya. “Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada bobotoh. Selain itu untuk mendekatkan In-dosat dengan penggemar Persib di Jawa Barat, mulai area Bandung, Tasikmalaya, Sukabumi, Cirebon, dan Purwakarta,” ujar Widiyarto. (Agus WS/”KP”)***

Author : Arief Farihan Kamil Dibaca : 261 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.