Box vs Grand Max 1 Tewas 3 Luka

Saturday, 11 Aug 2012 | 08:25:28 WIB

Terkait

Di Taraju Elf “Adu Bagong”

GARUT, (KP).-
Satu orang tewas seketika dan dua orang lainnya mengalami patah kaki dan luka sobek di kepala setelah Daihatsu Grand Max Nopol D 1707 LP yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Box Nopol T 9382 E. Kecelakaan itu terjadi di jalan raya Bandung-Tasikmalaya, tepatnya di betulan Kampung Kurnia, Desa/Kecamatan Kersamanah, Kab. Garut, Jumat (10/8).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Jujun Junaedi, menyebutkan korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut diketahui bernama Rian Hendrawan (25) penduduk Curug Candung, Bandung. Dia merupakan pengemudi minibus Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi D 1707 LP. Saat itu mobil minibus yang dikemudikan Rian melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Malangbong menuju Limbangan.
“Di dalam minimbus tersebut, selain Rian ada juga dua penumpang lainnya yaitu Arif (22), penduduk Lengkong Besar, Bandung dan Eko Bayu. Rian tewas, sedangkan Arif mengalami luka berat, sedangkan Eko mengalami luka ringan,” ujar Jujun.
Diterangkannya, kecelakaan berawal saat minibus melintas dengan keceapatan tinggi di sebuah turunan. Saat itu sang sopir mengendalikan kendaraannya terlalu ke kanan sehingga melewati marka jalan. Sedangkan dari arah berlawanan saat itu ada mobil box pengangkut barang yang dikemudikan Dadang Supriadi dengan nomor polisi T 9382 E yang juga dalam kecepatan tinggi. Maka tabrakan pun tak bisa dihindari lagi. “Sopir truk juga mengalami luka dalam peristiwa naas itu, namun lukanya tidak terlalu parah,” imbuh Jujun.
Sementara itu menurut keterangan sopir box, Dadang Supriadi (26), penduduk Sukamekar, Kecamatan Jatisari, Karawang, kepada petugas Satlantas Polres Garut, box yang dikemudikannya meluncur dari arah Bandung tujuan ke Tasikmalaya. Di betulan Kampung Kurnia, dari arah Tasikmalaya muncul Grand Max yang dikemudikan korban dalam kecepatan tinggi. Meski Dadang sempat meminggirkan kendaraan yang dikemudikannya, namun tabrakan tak terhindarkan. Grand Max dengan keras menabrak sudut depan kanan box.
Akibat kerasnya benturan, Grand Max yang dikemudikan korban posisinya berbalik arah, dan mobil box oleng ke sebelah kiri kemudian terjungkal di halaman rumah warga ..
Menurut petugas, korban tewas seketika akibat tergencet dashboard. Sedangkan kedua rekannya Eko dan Arif terluka akibat benturan. Sementara Dedi, sopir box, daun telinga kirinya sobek. Korban yang luka parah setelah mendapat perawatan di puskesmas Sukamerang kecamatan Cibatu, dirujuk ke RS di Bandung.
Untuk mengetahui lebih jelas terkait penyebab kecelakaan, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Jujun Junaedi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Hal ini untuk mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian pengemudi seperti mengantuk saat menyetir kendaraan atau memang kondisi kendaraan yang kurang layak jalan.
Untuk sementara, polisi fokus terhadap proses evakuasi korban serta pengaturan arus lalu lintas supaya tidak terjadi kemacetan. Apalagi jalur Limbangan-Malangbong merupakan jalur penting yang menjadi penghubung antar provinsi

Elf “adu bagong”
Sementara itu, dua kendaraan mini bus jenis Elf terlibat tabrakan di betulan Kampung Panyingkiran, Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kab. Tasikmalaya Jumat (10/8) sekitar pukul 06.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi diketahui 3 orang mengalami luka dan sempat dirawat di Puskesmas Taraju.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh gelapnya jalanan akibat kabut tebal ditambah debu jalan yang menutupi penglihatan. Kedua pengendara Elf tidak menyadari akan ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Kecelakaan pun tidak terelakan dan kedua kendraan elf terlibat “adu bagong”.
Kendaraan Elf bernopol D-7701-VA Jurusan Bojonggambir-Leuwipanjang Bandung yang dikemudikan oleh Abdul Wahab (35), saat itu hendak berangkat ke Bandung. Sedangkan dari arah berlawanan muncul Elf lainnya yang dikemudikan Aip (34) bernopol Z-7695-NB jurusan Tasik-Bojonggambir hendak menuju ke Bojonggambir. Kedua kendaraan ini bertabrakan saat berada di tikungan tajam.
“Saat kejadian, jalanan gelap akibat kabut dan debu perbaikan jalan. Sementara saya pun tidak melihat lampu kendaraan dari arah depan,” jelas Aip.
Ketiga orang yang mengalami luka adalah kedua sopir Elp serta seorang penumpang yang diketahui merupakan satpam di perkebunan teh Sambawa Taraju. Namun mereka hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. E-27/E-22/E-21/Jalal***

Author : Zulkarnain Finaldi Dibaca : 543 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Ada 1 Komentar untuk berita ini Kirim Komentar Anda
  1. uyay

    Comment Arrow Sunday, 12 Aug 2012 | 02:13:49 WIB

    Ya Allah semoga Almarhum di beri tempat yang baik di sisimu, dan amal ibadahnya di terima. selamat jalan sobat.... sosok mu akan selalu menjadi kenangan buat kita...


Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.