OTD Jatigede Geram Sikapi Pernyataan Pemprov Jabar

Tuesday, 20 Mar 2012 | 11:24:51 WIB

Terkait

JATIGEDE, (KP).-
Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepala Bidang Fisik Bappeda Jawa Barat, Linda Al Amin, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Gedung Negara baru-baru ini, (“KP”, 16/3) terkait optimisme pihak Pemprov Jabar tentang Bendungan Jatigede akan dan harus selesai Juni 2013 mendatang untuk langsung dilakukan uji coba penggenangan, mencemaskan warga terkena dampak atau yang biasa disebut OTD.
OTD menilai, pernyataan tersebut bukti ketidaktahuan Pemprov tentang permasalahan yang ada di OTD dan secara tidak langsung juga bisa melukai perasaan warga. Pasalnya, belum juga ada kejelasan penyelesaian dampak sosial, pejabat Pemprov sudah berani mengeluarkan pernyataan seperti itu.
“Itu satu poin ketidaktahuan pihak Pemprov tentang segala sesuatu yang terjadi di wilayah genangan, menandakan mereka tak peduli pada warga OTD,” ujar Asep Soma (38) pengurus Forum Komunikasi Rakyat Jatigede (FKRJ), Senin (18/3).
Asep menyebutkan, bukan hanya prihatin atas pernyataan itu, namun lebih jauhnya pernyataan tersebut berakibat pada kondisi psikologis warga OTD.
“Yang jelas masyarakat terluka oleh ucapan dari Pemprov itu, dan hal ini harus segera diluruskan warga tenang dan bisa mengerti,” tegasnya.
Akibat adanya pernyataan itu, memang membuat warga OTD dan tokoh masyarakat serta unsur LSM sedikit reaktif, karena warga sampai saat ini, nasibnya belum menentu dan belum ada jaminan kejelasan terkait penyelesaian dampak sosial dari pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun pusat.
“Jangan bicara dulu masalah penggenangan, itu sangat sensitif bagi warga OTD, Oke bicara hal itu, tetapi harus juga bisa menjamin kejelasan nasib warga OTD, karena selama penyelesaian dampak sosial belum bisa diselesaikan, kami pantang untuk pindah dari tanah kami,” ujar Ketua FKRJ, Kusnadi Chandra Wiguna.
Hal senada dikemukan oleh warga dari beberapa daerah wilayah genangan, seperti Desa Padajaya, Cisurat serta Warga Jatigede.
“Jika memang benar tahun 2013 akan dilakukan penggenangan, sepertinya kita seperti dikhianati,” ujar warga.
Menyikapi hal tersebut OTD akan berupaya meminta audensi dengan DPRD Jabar. E-46***

Author : Dedi Sunardi Dibaca : 390 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Ada 1 Komentar untuk berita ini Kirim Komentar Anda
  1. satria pitulung

    Comment Arrow Sunday, 25 Mar 2012 | 17:18:01 WIB

    setuju! nanti warga brsatu untk mrusak bendungan jtigede,gimana donk?


Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.