Siswa Kelas V SD Korban Mall Praktek?

Tuesday, 20 Mar 2012 | 11:07:41 WIB

Terkait

GARUT KOTA, (KP).-
Derita Ridwan (11) siswa kelasa V SD Tanjungsari Kabupaten Garut penderita kencing batu tak pernah abis.
Paska menjalani operasi di RSUD dr. SLamet Garut bukannya sembuh penyakitnya. Tetapi malah semakin parah.
Ibu korban, Diah (28) menduga operasi yang dilakukan tim medis telah gagal (mall pratek).
Setelah anaknya dioperasi pertama yang dilaku-kan, Rabu (23/2), Ridwan malah tak bisa kencing.
Ia kemudian membawa kembali kembali ke rumah sakit untuk menjalani operasi ulang yang dilakukan Selasa (1/3).
Pasca operasi kedua, pada bagian bawah pusar-nya dipasangi selang untuk membantu buang air kecil.
Setelah menjalani perawatan pasca operasi ke-dua, Senin (12/3) Rid-wan diperbolehkan pulang.
Akan tetapi, selang untuk alat kencing yang dipasang di bawah pusarnya dibuka oleh salah seorang perawat atas perintah dokter.
Dampaknya, luka di bawah pusar itu semakin membesar hingga sebesar koin karena terus menerus dibasahi air kencing yang keluar dari lubang itu. Selang sehari dia tinggal di rumah. Selanjutnya, Selasa (13/3) dia kembali ke rumah sakit.
“Sudah satu bulan putra saya terpaksa harus bolos sekolah, sehingga saya merasa khawatir dia ketingalan pelajaran.
“Mengenai biaya perawatan, saya tak mempersoalkan, soalnya suami saya seorang PNS sehingga bisa menggunakan fasilitas Asuransi Kesehatan (As-kes). Namun saya sesalkan, kenapa selang untuk saluran kencing dicabut sebelum anak saya sembuh total,” kata Didah, Senin (19/3).
Ditemui di ruang kerjanya, Wakil Direktur Pela-yanan RSUD dr. Slamet Garut, dr. Robi Abubakar, membantah jika kegagalan operasi itu akibat kelalaian para medis.
Menurut dia, kejadian itu lebih disebabkan terjadinya infeksi pada bekas jahitan. Pasien juga mengalami luka akibat goresan batu ginjal.
Untuk penanganan lebih lanjut, Ridwan akan menjalani operasi kembali, Rabu (21/3).
Dia berharap, operasi ketiga bisa berjalan dengan lancar sehingga pasien bisa sembuh total.
“Jadi bagi orang tua Rid-wan, tak usah resah. Pasal-nya, pihak RSU dr. Slamet Garut, akan ber-tanggung jawab jika ada kelalaian pada tindakan medis,” pungkas Robi. E-45***

Author : Moch. Ridwan Dibaca : 422 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.