Truk Milik TNI Seruduk Tujuh Mobil dan Tiga Motor

Friday, 09 Mar 2012 | 10:23:52 WIB

Terkait

Dua Pengendara Motor Mengalami Patah Kaki

MALANGBONG, (KP).-
Tujuh mobil dan tiga motor terlibat tabrakan beruntun di betulan Jalan Raya Gunungcupu, Desa Cikarag, Kecamatan Ma-langbong, Rabu (7/3) pukul 20.45.
Selain mengakibatkan tujuh kendaraan rusak parah dan dua pengendara mengalami luka berat, tabrakan itu pun mengakibatkan kemacetan sekitar 4 jam antara pukul 20.00 hingga pukul 24.00. Para pengendara terjebak dalam antrean panjang kendaraan yang mengular hingga 10 km antara Tanjakan Gentong, Kec. Kadipaten, Kab. Tasikmalaya hingga Malangbongkulon, Kab. Garut. Kondisi itu diperburuk pula oleh turunnya hujan yang tiada henti sejak sore.
Kapolres Garut AKBP Enjang Hasan Kurnia yang meninjau langsung insiden tersebut mengatakan, sejak pukul 17.00 kondisi arus lalulintas di jalur Gentong-Malangbong padat merayap akibat terjadi longsor di sekitar Gentong.
Saat kendaraan lain antre, tiba-tiba truk TNI AU yang datang dari arah Bandung, memaksakan diri mengambil jalur kanan.
Tiba-tiba dari arah Tasikmalaya muncul kendaraan Nissan Serena Nopol Z 1 HD, yang dikemudikan Ade Sopyana (47) penduduk Babakan Kadu, Kecamatan Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Tabrakan antara truk TNI AU dengan Nissan tak terhindarkan. Setelah menabrak Nissan, truk TNI AU yang dikemudikan Serda Eko Subandoni itu terus melaju sehingga menyerempet kendaraan yang ada di sebelah kirinya. Lima mobil dan tiga motor terkena serempetan truk.
Kelima mobil yang menjadi korban serempaten truk tersebut di antaranya Mitsubishi bak Nopol Z 8070 HH yang dikemudikan Erik Krisnawan (27) penduduk Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasik-malaya, Kijang Innova Nopol B 2272 EK yang dikemudikan Johan (64) penduduk Bunga Persena, Bogor, Colt L300 Nopol Z 7866 AH yang dikemudikan Asep Saepudin (43), penduduk Dusun Cimamut, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kab. Ciamis, bus Aladin Nopol Z 7739 TC yang dikemudiakan Erfin Yustiawan ((43) penduduk Kp. Kalangsari, Kec. Ciawi, Kab. Tasikmalaya, dan Mitsubishi Box Nopol D 8586 CT yang dikemudikan Endang (45), penduduk Jl. Kamaru, Desa Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Sementara tiga motor yang bernasib sama dengan mobil adalah Yamaha Yupiter MX nopol Z 2414 MT yang dikemudikan Endang Hernawan (28), warga Kp. Cijeruk Nipis, Desa Cipanas Kec. Cipatujah, Kab. Tasik.
Saat itu Endang sedang membonceng Yuli Yulis-tiawati (19) Penduduk Rancabugis, Desa Hegar-wangi, Kecamatan Bantar-kalong, Kabupaten Tasik-malaya.
Kemudian, Yamaha Mio Nopol Z 2387 AW yang dikemudikan Aman Karmita(31), penduduk Cikopo, Desa Jatimekar, Kec. Situraja, Kab. Sumedang serta Suzuki Shogun Nopol Z 4096 HV yang dikemudikan Cecep (23), warga Cimande, Desa Mangun-jaya, Kec. Raja-polah, Kab. Tasikmalaya.
Dua pengendara yang mengalami luka berat dalam kecelakaan tersebut adalah Aman Karmita dan Cecep. Kedua pengendara sepeda motor itu mengalami patah kaki.
“Kerusakan paling parah dialami Nissan dan Inova yang bagian mukanya hancur,” jelas Kapolres.
Pihak TNI AU menyatakan bertanggung jawab terhadap seluruh kenda-raan yang rusak dalam insiden tersebut.
Setelah kendaraan yang rusak parah diamankan di halaman Mapolsek Malangbong, sekitar jam 14.00 kemarin semuanya diangkut ke Bandung untuk diperbaiki. E-05/E-037***

Author : Moch. Ridwan Dibaca : 543 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.