“Syarif Show” Tersaji di Water Splash

Friday, 27 Jan 2012 | 10:26:30 WIB

Terkait

SEDIKITNYA 400 orang kader posyandu, bidan Kelurahan hingga bidan puskesmas, se-Kecamatan Indihiang Kamis (26/1) pagi kemarin tertegun. Mereka tidak menyangka jika jadwal Sambutan Walikota berubah jadi semacam pertunjukan kemahiran berkomunikasi H. Syarif Hidayat di tengah masyarakatnya. Agenda sambutan itu dimanpaatkan H. Syarif untuk memberi pujian, perhatian dan apresiasi terhadap kiprah para kader Posyandu dalam membantu pemkot selama ini.
“Sharif Show” atau pertunjukan Walikota yang tersaji pada acara “Refreshing Kader Posyandu” di Objek Wisata Water Splash itu dimulai dengan mengumpulkan para kader Posyandu yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 25 tahun. Ia mengapresiasi kiprah kader tersebut dengan memberikan semacam reward kepada mereka dengan hadiah masing-masing Rp 100.000.
“Tuh rewardnya tagih ke Dinas Kesehatan,” katanya sembari menunjuk Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Keluarga Dinkes Tasik. Tampak hadir Asda II Setda pemkot Tasik, H. Edi Sumardi, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Tasik, Durahmat, Camat Indihiang, Riza Setiawan, Kabag Humas, Asep Maman Permana dll. Keceriaan dari para kader pun akhirnya membuncah. Terlebih usai diberikan reward, Syarif mengajak belasan kader Posyandu untuk menyanyikan lagu ciptaan seniman asal kelahiran Kec. Indihiang Mang Koko dengan judul “Sabilulungan”. Merasa mengetahui tembang tersebut, hampir seluruh kader yang semula hanya duduk langsung berdiri dan mengikuti bait-demi bait lagu itu.
Rona muka Syarif pun karuan dipenuhi keceriaan sembari ikut menyanyikan tembang sunda legendaris tersebut. Pertunjukan Syarif lain yang membuat kader merasa dihargai kiprahnya yakni dengan mengecek kemampuan para kader posyandu dalam mendeteksi kesehatan masyarakatnya. “Para kader ini ternyata sudah cukup mahir dan ini harus diapresiasi,” ujar Syarif.

Pemanpaatan
Tetapi terkait rencana beliau untuk maju kembali pada bursa Pilkada 2012, aroma pemanpaatan acara untuk menarik simpati dari kader Posyandu tak bisa dikesampingkan. Apalagi, kalimat “lanjutkan” yang disusul tembang bertajuk “Sabilulungan” berkumandang. Sepintas, ajakan menyanyikan lagu itu seolah imbauan bagi para kader untuk mendukung sama-sama, bahu membahu dalam mensukseskan dirinya yang bakal kembali maju pada Pilkada. Namun Syarif berkilah bahwa ajakan hanyalah harapan dia selaku Walikota agar para kader bisa sama-sama mendukung setiap kebijakan dan program pemerintah. “Walikota kan tak bisa kerja sendirian dan butuh partisipasi masyarakat, termasuk kader posyandu. Tapi boleh lah bahwa ajakan untuk bekerja sama itu juga bisa diartikan untuk mensukseskan Pilkada secara umum,” katanya.
Soal sinyalemen munculnya upaya penarikan simpati dari masyarakat dengan memanpaatkan berbagai kegiatan kedinasan H. Syarif sebagai Walikota, Ketua Syarif Hidayat Center (SHC), H. Ridwan Rafiun menyebutnya merupakan bagian dari kegiatan rutin. Cuma karena momentumnya menjelang Pilkada, Aroma seperti itu tidak bisa dihindari.
“Tetapi kami yakin, beliau (H. Syarif) tulus ketika memberi pujian atau apresiasi pada kiprah masyarakatnya. Itu menjadi bagian dari pengabdian H. Syarif yang tiada henti kepada Kota Tasik di akhir masa jabatannya pada periode pertama dia menjadi walikota Tasik,” tuntasnya. (IRMAN S/”KP”)***

Author : Enjang Sobarudin Dibaca : 327 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.