Empat Tewas Disambar Argojati

Wednesday, 16 Nov 2011 | 15:53:44 WIB

Terkait

CIREBON, (KP).-
Rombongan yang habis kondangan dari sebuah hajatan, tewas seketika setelah mobil Suzuki APV yang ditumpangi mereka tertabrak kereta api (KA) Argojati dari arah Jakarta di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ujungsemi, Kec.Kaliwedi, Kab. Cirebon, Selasa (15/11) siang sekitar pukul 11.45 WIB.
Nama korban tewas masing-masing Diani (23), seorang mahasiswa, warga Desa Keraton, Kec.Suranenggala, Yudhi Akum (32), seorang dosen, warga Kel. Tukmudal, Kec. Sumber, Joan Perdana Akbar (21), seorang dosen asal Desa Haurkoneng, Kec.Nusaherang, Kab. Kuningan, dan Charlim alias Laling (supir) asal Desa Sukaperna, Kec. Tukdana, Kab. Indramayu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut berawal saat mobil Suzuki APV nomor polisi B 1159 TOD yang dikemudikan Charlim melaju dari arah utara Desa Guwa Kidul, Kec. Kaliwedi, seusai menghadiri acara hajatan di desa tersebut.
Ketika melintasi perbatasan Desa Guwa Kidul dan Desa Ujungsemi, Ke.Kaliwedi ke arah selatan terdapat perlintasan KA tanpa dilengkapi palang pintu. Diduga pengemudi kurang kontrol saat melewati rel kereta, tiba-tiba muncul KA Argojati dari arah Jakarta dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan pun tidak bisa dihindari.
Badan mobil beserta penumpangnya sempat terseret hingga 100 meter lebih dan tertahan di tengah-tengah jembatan di atas Sungai Kaliwedi. Akibatnya, semua penumpang tewas seketika di tempat kejadian akibat luka mengenaskan yang diderita para korban. Sementara bodi mobil dalam kondisi rusak parah.
Saleh (60), warga Desa Guwa Kidul yang sempat menyaksikan peristiwa nahas tersebut mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, dirinya melihat mobil APV melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga, sopir APV itu tak menyadari adanya lintasan kereta, sehingga terus melaju dengan kecepatan tinggi.
Saleh mengaku, saat itu dirinya berteriak untuk memberitahukan bahwa ada kereta lewat. "Teriakan saya sepertinya tidak terdengar, dan jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tak bisa dihindarkan," katanya.
Saleh menambahkan, mobil tersebut sebetulnya sudah berhasil melintasi rel KA pertama, namun, belum sempat melintasi rel KA yang kedua, bagian depannya langsung diterjang kereta api Argojati yang datang dari arah barat. Mobil terseret sekitar 100 meter lebih dan tertahan di jembatan.
Tidak lama berselang, petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kaliwedi dan Polres Cirebon datang. Petugas dibantu masyarakat selanjutnya melakukan evakuasi. Keseluruhan korban berhasil dievakuasi hingga pukul 14.30 WIB. Namun, bangkai mobil belum terevakuasi.
"Korban tewas seluruhnya berjumlah empat orang dan semuanya laki-laki," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cirebon, Ajun Komisaris Besar Hero Henrianto yang turut menyaksikan jalannya evakuasi di tempat kejadian.
Terkait informasi yang beredar, kalau kecelakaan tersebut korbannya mencapai lima orang, pihak Kepolisian saat ini masih menyelidikinya. Apalagi, ada warga yang menginformasikan ada Burhanudin yang awalnya ikut menumpang mobil itu.
Di tempat terpisah Kanit Laka Lantas Polres Cirebon, Inspektur Satu Didi Wahyudi menginformasikan, seorang penumpang yang diduga bernama Burhanudin, warga Desa Babadan Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu dilaporkan turut dalam rombongan APV yang ditumpangi keempat korban. Namun, setelah dicek di tempat kejadian, termasuk dicari di sungai, belum ditemukan.
Rekan Burhanudin, Nanda mengatakan, pada pukul 09.00 WIB Burhanudin ikut dalam rombongan APV bersama keempat korban. Mereka merupakan mahasiswa dan staf di LP3i di Tuparev, Cirebon. "Burhanudin tadinya ikut mobil itu untuk mengantarkan surat undangan seminar," katanya.
Sementara itu, Sumarsono, Kahumas Daop 3 PT KAI Cirebon mengatakan, kecelakaan tersebut tidak sampai mengganggu perjalanan kereta api lainnya. Bahkan, sejak pukul 15.35 jalur kereta sudah lancar. "Karena kejadian kecelakaan tersebut di jalur ganda, sehingga perjalanan kereta api dialihkan ke jalur satunya," ungkap Sumarsono. (PRLM)***

Author : Zulkarnain Finaldi Dibaca : 373 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.