Lahan Unsil Nyaris Final

Saturday, 07 Sep 2013 | 09:48:09 WIB

Terkait

BUNGURSARI, (KP).- Panitia pengembangan lahan Penegrian Universitas Siliwangi (Unsil) umumkan daftar nominatid pemilik tanah pengembangan Unsil yang tanahnya akan dibebaskan pemerintah.
Panitia pengembangan lahan Penegrian Universitas Siliwangi (Unsil) umumkan daftar nominatif pemilik tanah pengembangan Unsil yang tanahnya akan dibebaskan pemerintah. Pengu­muman yang berisi nama dan luas lahan ditempel di kantor kelurahan terkait dan kantor Kecamatan Tamansari sejak, Kamis (5/9).
"Silakan warga pemilik tanah yang di luasan 25 hektare dulu cek nama dan luas tanah mereka di kantor kelurahan dan kecamatan. Kami siap menerima koreksi nama atau luasan jika memang tidak sesuai. Masa sanggah, kami berikan waktu selama sepekan atau tujuh hari kedepan," kata Ketua Tim Pani­tia Pengembangan lahan Pene­gerian Unsil Idi S Hidayat didampingi Kepala Bagian Peme­rintahan Setda Kota Tasik­malaya, Hadi Riadi.
Waktu tujuh hari tersebut, ka­ta dia, masyarakat bisa ikut me­ngo­reksi jika dalam hal nama maupun luasan tanah. Lalu akan dikoreksi kembali dan melaku­kan pengukuran ulang. "Jika tidak ada warga yang keberatan. Ka­mi akan berlanjut ke tahap berikutnya yaitu proses musya­warah, kalau musyawarah sudah dengan harga," katanya menjelaskan.
Pihaknya juga memperkirakan pencairan atau transaksi pembebasan lahan pengembangan penegrian Unsil rampung pada September ini. Tim appraisal atau tim penaksir harga independen sudah mela­kukan peng­hitungan beserta inventarisasi lahan dari panitia dari berbagai instansi.
"Untuk yang 5 hektar, saat ini masih dalam proses pengerjaan inventarisasi dan pengukuran. Jadi pengumuman baru yang 25 hektar saja. Karena kemarin juga yang 5 hektar itu belakangan," katanya.
Sebelumnya, warga pemilik lahan pengembangan Pene­grian Universitas Siliwang (Unsil) di Kecamatan Taman­sari Kota Ta­sikmalaya menagih janji pemerintah yang akan melakukan ne­go­siasi harga tanah pada Agustus kemarin. Hingga saat ini belum ada ke­pastian kapan waktu negosiasi akan dilakukan.
"Kami mendengar Agustus kemarin pemerintah melalui Tim appraisal sudah beres mela­ku­kan penaksiran harga. Tinggal ne­gosiasi dengan warga pemilik lahan. Semen­tara, un­tuk pengukuran luang sudah dilakukan," ujar Wahid, salah seorang pemilik lahan di Ke­lurahan Mugar­sari. E-41***

Author : Duddy Rahayu Suhada Dibaca : 236 kali
Sent using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.